, ,

Aksi Balap Liar Kembali Menelan Korban di Tapin, Polisi Siapkan Langkah Tegas

by -92 Views
telkomsel

News Rantau Aksi balap liar kembali memakan korban di kawasan Rantau Baru, Kabupaten Tapin, Minggu (16/11/2025) dini hari. Seorang remaja berusia 17 tahun dilaporkan mengalami luka berat setelah terlibat kecelakaan saat mengikuti ajang balap motor ilegal yang sudah lama meresahkan warga.

Patroli Balap Liar di Situbondo, Polisi Jaring 33 Motor Protolan
Aksi Balap Liar Kembali Menelan Korban di Tapin, Polisi Siapkan Langkah Tegas

Insiden ini memicu perhatian serius dari aparat kepolisian, terutama Satuan Lalu Lintas Polres Tapin yang menegaskan bahwa balap liar bukan hanya melanggar hukum, tetapi juga sangat membahayakan keselamatan.

Baca Juga : Misteri Penemuan Bocah yang Hilang di Loksado HSS, Ani Bingung Tetiba AN Ada di Pondok Terkunci

Korban Luka Berat, Warga Kian Resah

Kecelakaan terjadi sekitar pukul 01.30 WITA ketika dua kelompok remaja menggelar balapan di jalan yang minim penerangan. Salah satu peserta kehilangan kendali dan menabrak pembatas jalan setelah melakukan manuver berbahaya. Korban langsung dilarikan ke RSUD Datu Sanggul.

Sejumlah warga mengaku resah dengan aktivitas balap liar yang semakin sering terjadi di malam akhir pekan. Suara bising knalpot dan kerumunan remaja kerap membuat situasi tidak kondusif.

“Sudah sering kami laporkan. Jalan jadi tidak aman, apalagi kalau ada yang jatuh atau menabrak warga,” ujar Rahman, salah satu warga Rantau Baru.


Kasatlantas Ungkap Penyebab Utama

Kasatlantas Polres Tapin, IPTU Andi Prasetyo, menegaskan bahwa balap liar dipicu oleh beberapa faktor, mulai dari kurangnya pengawasan, pengaruh pergaulan, hingga rasa ingin unjuk diri di media sosial.

“Motif utama biasanya adu gengsi dan pengaruh sosial media. Ditambah tidak adanya kesadaran keselamatan, sehingga risiko kecelakaan sangat tinggi,” jelas IPTU Andi.

Ia juga menyebutkan bahwa para remaja umumnya memodifikasi motor di luar standar keamanan, termasuk melepas rem, meningkatkan kecepatan mesin, serta memasang knalpot tidak sesuai aturan.

“Modifikasi ekstrem membuat motor tidak stabil pada kecepatan tinggi. Begitu terjadi kesalahan sedikit saja, kecelakaan tidak bisa dihindari,” ujarnya.


Polisi Tingkatkan Patroli dan Razia

Menindaklanjuti insiden tersebut, Polres Tapin berencana meningkatkan patroli dan razia pada titik-titik yang sering dijadikan arena balap liar. Penertiban akan melibatkan Satlantas, Samapta, hingga unit intelijen untuk memantau aktivitas balap liar melalui media sosial.

“Kami akan lakukan penindakan tegas. Motor yang digunakan untuk balap liar akan kami sita. Keselamatan masyarakat adalah prioritas,” tegas IPTU Andi.

Selain penindakan, kepolisian juga mengajak tokoh masyarakat dan orang tua untuk lebih aktif mengawasi kegiatan anak muda, terutama pada malam hari.


Ajakan untuk Menggunakan Fasilitas Resmi

IPTU Andi mengimbau para remaja yang hobi balap untuk menyalurkan minatnya melalui kegiatan balap resmi yang digelar komunitas atau pemerintah daerah.

“Jika ingin menyalurkan bakat, gunakan sirkuit resmi, bukan jalan umum. Kami mendukung kegiatan positif yang tidak mengganggu keselamatan,” katanya.

Dengan meningkatnya pengawasan dan edukasi keselamatan, Polres Tapin berharap kasus kecelakaan akibat balap liar tidak kembali terulang dan keamanan masyarakat dapat terjaga.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

No More Posts Available.

No more pages to load.