, ,

Banjir Parah Landa Rantau Gedang, Warga Mengungsi ke Lokasi Aman

by -83 Views
telkomsel

News RantauBanjir kembali melanda wilayah Kemukiman Rantau Gedang, Kabupaten Aceh Tamiang, setelah hujan deras mengguyur kawasan tersebut sejak Selasa malam. Ratusan rumah warga dilaporkan terendam, memaksa sejumlah keluarga mengungsi ke tempat yang lebih aman. Pemerintah daerah kini menetapkan status siaga dan melakukan penanganan cepat di lokasi terdampak.

Banjir Parah Landa Jabodetabek, Ribuan Warga Terdampak
Banjir Parah Landa Rantau Gedang, Warga Mengungsi ke Lokasi Aman

Air Meluap dari Sungai Tamiang

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Aceh Tamiang menyebutkan bahwa banjir disebabkan oleh intensitas hujan tinggi di wilayah hulu, sehingga debit air Sungai Tamiang meningkat drastis. Luapan sungai kemudian mengalir deras ke permukiman warga di Kemukiman Rantau Gedang.

Baca Juga : Prakiraan Cuaca Barat-Selatan Aceh, Sabtu 22 November 2025

Tinggi air di beberapa titik mencapai 50 hingga 120 sentimeter. Kondisi ini membuat sebagian rumah tak lagi aman untuk dihuni, terutama yang berada di dataran rendah,” ujar Kepala BPBD Aceh Tamiang.

Menurut laporan awal, sedikitnya 200 rumah terendam dengan ketinggian air bervariasi. Banjir juga menggenangi akses jalan utama, menghambat mobilitas warga dan kendaraan roda dua.

Warga Dievakuasi ke Posko Darurat

Tim BPBD bersama aparat TNI-Polri, relawan, dan perangkat desa telah mengevakuasi warga yang rumahnya terendam cukup parah. Posko darurat didirikan di balai desa dan beberapa bangunan sekolah yang berada di lokasi lebih tinggi.

Seorang warga, Fatimah (45), mengatakan air mulai masuk ke rumahnya sekitar pukul 03.00 dini hari. “Kami tidak sempat menyelamatkan banyak barang karena air cepat sekali naik. Yang penting anak-anak aman dulu,” tuturnya.

Petugas kesehatan dari puskesmas setempat juga dikerahkan untuk memantau kondisi warga, terutama anak-anak dan lansia yang rentan mengalami gangguan kesehatan akibat paparan air kotor dan suhu dingin.

Kerugian Sementara dan Dampak Sosial

Selain merendam rumah, banjir juga menyebabkan kerusakan pada fasilitas umum seperti jembatan kecil, tanggul irigasi, serta lahan pertanian warga. Para petani melaporkan tanaman padi dan palawija mereka terendam air sehingga berpotensi gagal panen.

Air belum surut, jadi kami belum bisa memastikan total kerugian. Namun dampaknya diperkirakan cukup besar karena sawah yang siap panen ikut terendam,” ujar Kepala Desa Rantau Gedang.

Selain kerugian materi, aktivitas pendidikan di beberapa sekolah terpaksa dihentikan sementara karena ruang kelas digenangi air.

Pemerintah Siapkan Bantuan dan Antisipasi Lanjutan

Pemerintah Kabupaten Aceh Tamiang telah menyalurkan bantuan darurat berupa makanan siap saji, air bersih, selimut, serta perlengkapan bayi. Bantuan tambahan akan dikirim jika kondisi belum membaik dalam beberapa hari ke depan.

BPBD juga mengingatkan warga untuk tetap waspada mengingat curah hujan diprediksi masih tinggi dalam beberapa hari ke depan. “Kami imbau masyarakat untuk mengikuti arahan petugas dan segera mengungsi jika debit air kembali naik,” tegasnya.

Dengan situasi yang masih dinamis, pemerintah daerah terus memantau perkembangan banjir di Kemukiman Rantau Gedang sembari menyiapkan langkah pemulihan ketika air surut. Masyarakat berharap kondisi segera membaik sehingga aktivitas harian dapat kembali berjalan normal.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

No More Posts Available.

No more pages to load.