News Rantau — Direktur Utama Pertamina Hulu Energi (PHE), Awang Lazuardi, turun langsung meninjau kondisi Kompleks Pertamina EP (PEP) Rantau Field yang terdampak banjir beberapa hari terakhir. Kunjungan ini dilakukan sebagai bentuk komitmen perusahaan untuk memastikan keselamatan pekerja, mitra kerja, serta anggota keluarga yang berada di wilayah operasional.

Pastikan Seluruh Pekerja dan Keluarga dalam Kondisi Aman
Dalam peninjauan lapangan tersebut, Awang melihat secara langsung fasilitas operasional yang terendam dan area tempat tinggal pekerja. Ia menegaskan bahwa aspek keselamatan menjadi prioritas utama perusahaan.
Baca Juga : Wapres Tinjau Dampak Banjir dan Longsor Aceh Singkil
“Keselamatan pekerja dan keluarga adalah yang paling penting. Kami memastikan seluruh kebutuhan dasar terpenuhi dan proses evakuasi berjalan lancar,” ujar Awang saat berdialog dengan para pekerja di lokasi pengungsian.
PHE memastikan bahwa tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini, dan seluruh pekerja telah ditempatkan di lokasi aman sesuai standar keselamatan perusahaan.
Pemenuhan Kebutuhan Dasar Korban Banjir
Selama kunjungan, Awang juga memeriksa kesiapan logistik dan bantuan yang disiapkan untuk pekerja dan mitra kerja terdampak. Berbagai kebutuhan pokok telah disalurkan, mulai dari makanan siap saji, air bersih, obat-obatan, perlengkapan bayi, hingga layanan kesehatan darurat.
“Kami mengapresiasi seluruh tim yang bergerak cepat menyediakan bantuan sejak hari pertama. Tidak ada satu pun kebutuhan mendesak yang dibiarkan tertunda,” tambah Awang.
Tim medis perusahaan disiagakan selama 24 jam untuk memastikan para pengungsi tetap dalam kondisi sehat dan mendapat penanganan cepat bila diperlukan.
Dorong Percepatan Pemulihan Operasional
Selain fokus pada keselamatan, Awang juga menekankan pentingnya percepatan pemulihan fasilitas produksi yang terdampak banjir. Meski demikian, ia menegaskan bahwa proses pemulihan tetap dilakukan dengan memperhatikan aspek keselamatan dan kondisi lingkungan.
“Pemulihan fasilitas harus dilakukan dengan hati-hati dan terukur. Operasional baru dapat kembali berjalan normal ketika seluruh faktor risiko sudah dapat dikendalikan,” katanya.
Ia juga meminta seluruh jajaran manajemen PEP Rantau Field untuk melakukan evaluasi menyeluruh terhadap prosedur mitigasi bencana guna memperkuat kesiapsiagaan pada kejadian serupa di masa depan.
Pertamina Hulu Energi Perkuat Koordinasi dengan Pemerintah Daerah
Dalam penanganan banjir ini, PHE bekerja sama dengan pemerintah daerah, BPBD, dan aparat keamanan untuk memastikan bantuan dan evakuasi berjalan efektif. Langkah kolaboratif ini dinilai penting mengingat intensitas hujan yang masih tinggi di kawasan Aceh Tamiang.
“Kami terus berkoordinasi dengan pemda dan BPBD untuk memastikan situasi terkendali. Kepedulian dan kerja sama semua pihak sangat membantu proses pemulihan,” tutup Awang.
Dengan langkah-langkah ini, PHE berharap pemulihan berjalan cepat dan operasional PEP Rantau Field segera kembali normal. Jika Anda ingin ditambahkan data banjir, jumlah pengungsi, atau kutipan tambahan, saya siap bantu!








