, ,

Evakuasi Darurat: 40 Warga Rantau Panjang Sasak Terselamatkan dari Banjir

by -72 Views
telkomsel

News Rantau – Sebanyak 40 warga Desa Rantau Panjang Sasak, Kabupaten Pasaman, berhasil dievakuasi oleh tim gabungan SAR setelah terjebak banjir yang melanda wilayah tersebut pada Selasa (26/11/2025) malam. Evakuasi dilakukan dengan sigap untuk memastikan keselamatan warga yang terdampak luapan air akibat intensitas hujan tinggi di daerah tersebut.

Banjir Air Bangis: Tim Gabungan Selamatkan Puluhan Warga - Sumbarbisnis.com
Evakuasi Darurat: 40 Warga Rantau Panjang Sasak Terselamatkan dari Banjir

Banjir Rendam Permukiman

Banjir terjadi akibat curah hujan tinggi yang turun sejak sore hingga malam hari, menyebabkan aliran sungai di Rantau Panjang meluap. Air merendam puluhan rumah warga hingga ketinggian mencapai 1,5 hingga 2 meter, sehingga banyak warga terjebak di dalam rumah mereka. Beberapa warga terpaksa naik ke atap rumah untuk menghindari arus banjir yang deras.

Baca Juga : Kajati Sumbar Sambangi DPRD, Eratkan Sinergi Lembaga

Evakuasi oleh Tim Gabungan SAR

Tim gabungan yang terdiri dari BPBD Pasaman, Basarnas, TNI, Polri, dan relawan lokal segera dikerahkan begitu mendapat laporan warga terdampak banjir. Tim menggunakan perahu karet dan peralatan evakuasi darurat untuk mengevakuasi warga yang terjebak di permukiman terdampak.

Kapolres Pasaman AKBP Darmawan Putra mengatakan, “Kami berhasil mengevakuasi total 40 warga dari berbagai rumah. Seluruh warga dievakuasi dengan aman dan dibawa ke lokasi pengungsian sementara yang telah disiapkan pemerintah desa.”

Penanganan Pengungsian dan Bantuan

Warga yang dievakuasi ditempatkan di balai desa dan sekolah terdekat sebagai lokasi pengungsian sementara. Di lokasi pengungsian, mereka mendapatkan makanan siap saji, selimut, serta air bersih untuk kebutuhan darurat. Tim medis juga dikerahkan untuk memastikan kondisi kesehatan warga tetap terpantau, terutama anak-anak dan lansia yang paling rentan terhadap cuaca ekstrem.

Upaya Pencegahan dan Mitigasi

BPBD Pasaman mengimbau masyarakat untuk tetap waspada terhadap cuaca ekstrem yang berpotensi memicu banjir susulan. Tim SAR juga menyiagakan personel dan peralatan di titik-titik rawan banjir agar evakuasi dapat dilakukan lebih cepat jika terjadi keadaan darurat kembali.

“Keselamatan warga adalah prioritas utama. Kami menghimbau agar masyarakat mengikuti arahan tim SAR dan tetap berada di lokasi aman sampai kondisi banjir benar-benar surut,” ujar Kepala BPBD Pasaman, Hendra Saputra.

Banjir di Rantau Panjang Sasak menjadi pengingat akan pentingnya kesiapsiagaan menghadapi bencana, serta kolaborasi efektif antara pemerintah, aparat, dan warga untuk menekan risiko dan dampak yang lebih besar.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

No More Posts Available.

No more pages to load.