News Rantau — Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIB Rantau menunjukkan komitmennya dalam pengabdian kepada masyarakat melalui kegiatan renovasi Masjid Syuhada Bitahan di Kecamatan Lokpaika. Aksi sosial ini menjadi bagian dari rangkaian Hari Bakti Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan (IMIPAS) Ke-1 dengan tema “Satu Langkah, Satu Semangat, Satu Pengabdian untuk Bangsa”.

Aksi Sosial untuk Rawat Rumah Ibadah
Dalam kegiatan tersebut, jajaran pegawai Rutan Rantau bersama masyarakat setempat bergotong-royong melakukan sejumlah perbaikan di area masjid. Renovasi dilakukan untuk meningkatkan kenyamanan jamaah sekaligus memperbaiki fasilitas yang sudah lama membutuhkan perawatan.
Baca Juga : Warga Bantu Warga, Kedai Ini Gratiskan Makan untuk Mahasiswa Rantau Asal Sumatera
Beberapa pekerjaan yang menjadi fokus meliputi pengecatan pagar masjid, pemasangan keramik baru di area wudu, serta penggantian lampu-lampu yang tidak lagi berfungsi. Selain itu, pihak Rutan juga menyerahkan dua rol sajadah baru untuk keperluan ibadah jamaah Masjid Syuhada.
Kepala Rutan Rantau menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk kepedulian institusi pemasyarakatan terhadap kebutuhan masyarakat. “Kami ingin memastikan kehadiran Rutan Rantau tidak hanya untuk tugas pemasyarakatan, tetapi juga bersinergi dalam pelayanan sosial dan keagamaan,” ujarnya.
Dukungan Kolektif dari Berbagai Pihak
Pelaksanaan kegiatan mendapat dukungan dari berbagai unsur masyarakat, termasuk tokoh agama, pemuda masjid, hingga pemerintah kecamatan. Sinergi tersebut membuat proses renovasi dapat berjalan lebih cepat dan efisien.
Masyarakat setempat menyambut baik inisiatif Rutan Rantau. Para jamaah mengapresiasi langkah ini sebagai kontribusi nyata pemerintah dalam membantu merawat rumah ibadah. Beberapa warga bahkan ikut serta dalam proses pengecatan dan pemasangan keramik sebagai wujud kebersamaan.
Tokoh masyarakat Bitahan, dalam kesempatan itu, menyampaikan ucapan terima kasih atas kepedulian yang diberikan. “Renovasi ini sangat berarti bagi kami. Masjid adalah pusat kegiatan ibadah dan sosial, sehingga perbaikannya memberikan manfaat langsung kepada masyarakat,” katanya.
Momentum Penguatan Kebersamaan
Melalui kegiatan bakti sosial ini, Rutan Rantau berharap dapat memperkuat hubungan dengan masyarakat sekitar. Pihak Rutan menilai bahwa pengabdian kepada bangsa tidak hanya dilakukan melalui tugas formal, tetapi juga lewat aksi nyata di tingkat lokal yang dirasakan langsung oleh warga.
Peringatan Hari Bakti IMIPAS Ke-1 menjadi momentum penting bagi seluruh jajaran pemasyarakatan dan imigrasi untuk meningkatkan dedikasi dalam pelayanan publik. Renovasi masjid ini diharapkan menumbuhkan semangat kolaboratif serta memperluas manfaat sosial bagi komunitas Bitahan.
Dengan terselenggaranya kegiatan ini, Rutan Rantau kembali menegaskan komitmennya untuk hadir sebagai bagian dari masyarakat yang aktif memberikan kontribusi positif, selaras dengan semangat pengabdian yang diusung oleh Kementerian IMIPAS.








