News Rantau – Jalan Rantau Prapat di Kecamatan Medan Petisah kini menjadi salah satu titik favorit kuliner malam di Kota Medan. Deretan angkringan yang menjual aneka makanan dan minuman tradisional semakin marak, menarik perhatian warga dari berbagai daerah. Kehadiran angkringan ini dinilai mampu menggerakkan roda perekonomian pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM).

Namun, di balik antusiasme masyarakat, muncul pula kekhawatiran terkait ketertiban dan kenyamanan. Beberapa warga sekitar mengungkapkan dukungan penuh terhadap UMKM, tetapi meminta agar penataan dan peraturan tetap ditegakkan.
Baca Juga : Hunian Strategis untuk Mahasiswa dan Keluarga Modern di Medan
“Angkringan memang membuat suasana lebih hidup dan banyak orang datang, tapi kami harap pedagang tetap tertib, tidak mengganggu akses jalan, dan menjaga kebersihan,” ujar Rahmat, salah satu warga Medan Petisah, Rabu (13/8/2025).
Pemerintah Kecamatan Medan Petisah mengaku sudah memantau perkembangan kawasan kuliner ini. Lurah setempat, Ahmad Zulkifli, mengatakan pihaknya akan bekerja sama dengan Satpol PP dan Dinas Koperasi serta UMKM untuk menata lokasi angkringan. “Kami ingin UMKM tetap berkembang, tapi tertib dan tidak mengganggu lalu lintas,” jelasnya.
Selain masalah lalu lintas, kebersihan lingkungan juga menjadi perhatian. Beberapa warga mengeluhkan sampah sisa makanan yang kadang menumpuk usai jam operasional. Pedagang diminta menyediakan tempat sampah memadai dan memastikan area dagang tetap bersih.
Para pedagang angkringan sendiri menyambut baik rencana penataan tersebut. Menurut mereka, aturan yang jelas akan membantu menjaga keamanan usaha. “Kalau ada jadwal dan lokasi tetap, kami juga lebih nyaman berdagang,” kata Sari, salah satu pedagang nasi kucing di kawasan itu.
Pengamat ekonomi lokal menilai fenomena maraknya angkringan di Jalan Rantau Prapat sebagai peluang positif. Selain menambah lapangan kerja, keberadaan angkringan juga memperkuat identitas kuliner tradisional di tengah gempuran makanan cepat saji.
Pemerintah Kota Medan berencana menggelar pertemuan antara pedagang, warga, dan aparat setempat untuk merumuskan aturan yang menguntungkan semua pihak. Harapannya, Jalan Rantau Prapat bisa menjadi destinasi kuliner unggulan yang tertib, aman, dan nyaman bagi pengunjung maupun warga sekitar.
Dengan sinergi yang baik, angkringan di Medan Petisah tak hanya menjadi penggerak UMKM, tetapi juga ikon kuliner malam yang terkelola dengan baik.








