News Rantau – Pertamina terus menunjukkan komitmennya dalam mendukung pembangunan berkelanjutan di daerah melalui program pemberdayaan masyarakat. Salah satu wujud nyatanya terlihat di Desa Rantau Dedap, Kabupaten Muara Enim, Sumatera Selatan, yang kini berkembang menjadi desa mandiri dengan konsep energi bersih dan wisata edukasi.

Energi Bersih untuk Kemandirian Desa
Baca Juga : Kilang Pertamina Lampaui Target Operasional di Semester Pertama 2025, Pacu Pemenuhan BBM Nasional
Rantau Dedap dikenal sebagai lokasi Pembangkit Listrik Tenaga Panas Bumi (PLTP) yang dikelola Pertamina Geothermal Energy (PGE). Kehadiran PLTP bukan hanya menghasilkan listrik ramah lingkungan, tetapi juga membuka peluang bagi masyarakat sekitar untuk merasakan manfaat langsung energi bersih.
Melalui program tanggung jawab sosial (CSR), Pertamina membantu masyarakat mengakses pelatihan energi terbarukan, seperti pemanfaatan biogas dan panel surya skala rumah tangga. Dengan begitu, warga tidak hanya menjadi penerima manfaat, tetapi juga mampu berpartisipasi aktif dalam menjaga lingkungan.
“Kami ingin masyarakat Desa Rantau Dedap bukan hanya penonton, melainkan pelaku dalam transisi energi bersih. Dengan begitu, desa ini bisa menjadi contoh nyata penerapan energi hijau di tingkat lokal,” ujar Direktur Utama Pertamina Geothermal Energy, [Nama].
Wisata Edukasi, Magnet Baru untuk Desa
Selain energi bersih, Rantau Dedap juga dikembangkan menjadi kawasan wisata edukasi. Pertamina bersama pemerintah daerah membangun fasilitas belajar dan wisata alam yang menggabungkan keindahan panorama pegunungan dengan pengetahuan tentang energi panas bumi.
Wisata edukasi ini menarik perhatian pelajar, mahasiswa, hingga peneliti untuk datang langsung mempelajari proses pengolahan energi terbarukan. Tak hanya itu, UMKM lokal juga diberdayakan untuk menghadirkan produk khas Rantau Dedap, seperti kopi, madu, dan kerajinan tangan, yang menambah daya tarik destinasi ini.
Salah satu warga, Rini (35), mengaku bangga dengan perkembangan desanya. “Dulu desa kami jarang dikenal. Sekarang banyak rombongan sekolah dan wisatawan datang untuk belajar dan menikmati alam. Kami juga mendapat tambahan penghasilan dari hasil jualan UMKM,” ujarnya.
Dampak Ekonomi dan Sosial
Program pemberdayaan yang dijalankan Pertamina berdampak langsung pada peningkatan taraf hidup masyarakat. Selain membuka lapangan kerja baru, kegiatan wisata edukasi mendorong lahirnya komunitas lokal yang aktif dalam menjaga lingkungan.
Pemerintah Kabupaten Muara Enim menyambut baik inisiatif ini. “Pertamina tidak hanya menghadirkan energi bersih, tetapi juga berkontribusi terhadap kesejahteraan masyarakat. Rantau Dedap kini punya identitas baru sebagai desa energi dan wisata,” kata Bupati Muara Enim, [Nama].
Menuju Desa Percontohan Nasional
Dengan kombinasi energi bersih dan wisata edukasi, Desa Rantau Dedap kini diproyeksikan sebagai desa percontohan nasional dalam pengembangan energi terbarukan berbasis masyarakat. Pertamina menargetkan model serupa dapat diterapkan di desa-desa lain yang memiliki potensi energi baru terbarukan.








