News Rantau — Desa Rantau Dedap di Kabupaten Muara Enim, Sumatera Selatan, kini tengah dipersiapkan menjadi sentra produksi benih kentang varietas unggul. Upaya ini merupakan bagian dari program pengembangan desa berbasis energi hijau sekaligus pemberdayaan masyarakat lokal melalui pertanian modern.

Potensi Rantau Dedap sebagai Sentra Kentang
Rantau Dedap dikenal memiliki tanah yang subur serta iklim yang mendukung pertanian hortikultura. Kondisi ini menjadikannya lokasi ideal untuk budidaya kentang varietas unggul, termasuk jenis yang memiliki daya hasil tinggi, ukuran umbi seragam, serta ketahanan terhadap penyakit.
Baca Juga : Dari Krisis ke Syukur: Perumda Air Minum Kupang Rayakan 39 Tahun dengan Visi Baru
Selain faktor alam, keberadaan Pembangkit Listrik Tenaga Mikro Hidro (PLTMH) di desa ini semakin memperkuat potensi pertanian. Energi ramah lingkungan yang tersedia tidak hanya menerangi rumah warga, tetapi juga menunjang pengolahan hasil pertanian, termasuk pengeringan dan penyimpanan benih.
Dukungan Pemerintah dan Mitra
Pemerintah Kabupaten Muara Enim bersama Dinas Tanaman Pangan Hortikultura dan Perkebunan terus mendorong pengembangan varietas kentang unggul melalui kerja sama dengan berbagai pihak. Salah satunya adalah program Desa Energi Berdikari (DEB) yang digagas Pertamina, yang menghubungkan sektor energi bersih dengan pengembangan ekonomi masyarakat.
Kerja sama ini diharapkan mampu menciptakan siklus ekonomi baru, di mana hasil pertanian kentang unggul tidak hanya dipasarkan sebagai konsumsi, tetapi juga diproduksi sebagai benih bersertifikat untuk memenuhi kebutuhan petani di daerah lain.
Fokus pada Varietas Unggul
Beberapa varietas yang diproyeksikan untuk dikembangkan di Rantau Dedap antara lain jenis PKHT-6, yang dikenal dengan produktivitas tinggi, adaptasi baik terhadap iklim dataran tinggi, serta toleransi terhadap penyakit layu bakteri. Varietas seperti ini diyakini dapat meningkatkan hasil panen sekaligus mengurangi ketergantungan pada benih impor.
Untuk menjaga kualitas, benih kentang akan diproduksi melalui standar budidaya yang ketat, termasuk penggunaan kultur in vitro dan uji sertifikasi dari lembaga berwenang. Dengan begitu, petani dapat memperoleh benih berkualitas tinggi dengan harga lebih terjangkau.
Manfaat bagi Masyarakat Lokal
Pengembangan Rantau Dedap sebagai sentra benih kentang unggul diyakini membawa banyak manfaat, antara lain:
-
Peningkatan pendapatan petani melalui penjualan benih berkualitas.
-
Lapangan kerja baru di sektor budidaya, pengolahan, dan distribusi.
-
Penguatan wisata edukasi berbasis pertanian, di mana masyarakat dan pelajar dapat belajar langsung teknik budidaya modern.
-
Kemandirian desa karena energi, pangan, dan ekonomi saling terintegrasi.
Menuju Pusat Benih Kentang Nasional
Jika program ini berjalan sesuai rencana, Rantau Dedap berpeluang menjadi salah satu pusat benih kentang unggul di Indonesia. Langkah ini tidak hanya memenuhi kebutuhan lokal, tetapi juga mampu mendukung pasokan benih di tingkat nasional.
Dengan dukungan energi hijau, teknologi pertanian modern, dan komitmen pemerintah daerah, Muara Enim optimis Rantau Dedap dapat menjadi model desa yang mandiri, inovatif, serta mampu memperkuat ketahanan pangan nasional melalui sentra benih kentang unggul.








