News Rantau – Anggota DPRD Tapin, Budi Sabani dan Marasakti, melaksanakan kegiatan reses di Kelurahan Tapa B, Kecamatan Rantau Selatan, Kabupaten Tapin. Agenda ini merupakan bagian dari masa reses DPRD yang bertujuan menyerap langsung aspirasi masyarakat di daerah pemilihan.

Dalam pertemuan yang berlangsung hangat, masyarakat Tapa B menyampaikan berbagai usulan, mulai dari pembangunan infrastruktur, peningkatan layanan kesehatan, hingga pemberdayaan ekonomi lokal. Kehadiran kedua legislator tersebut disambut antusias warga karena dianggap sebagai kesempatan emas untuk menyampaikan kebutuhan yang belum tersentuh program pemerintah.
Baca Juga : Mantan Anggota DPRD Irhamsyah Putra Pohan Nahkodai KOMBAT Binjai
Aspirasi Infrastruktur dan Kesehatan
Salah satu aspirasi utama yang disampaikan warga adalah perbaikan jalan lingkungan yang dinilai penting untuk kelancaran aktivitas sehari-hari. Kondisi jalan yang rusak menjadi kendala dalam mobilitas warga, terutama bagi petani dan pelaku usaha kecil.
Selain itu, masyarakat juga mengeluhkan terbatasnya fasilitas kesehatan. Mereka berharap adanya peningkatan layanan puskesmas dan penambahan tenaga medis agar akses kesehatan semakin merata. Aspirasi ini mendapat perhatian serius dari Budi Sabani dan Marasakti, yang berjanji akan memperjuangkan kebutuhan tersebut melalui program pembangunan daerah.
Pemberdayaan Ekonomi Lokal
Tidak hanya soal infrastruktur dan kesehatan, warga Tapa B juga menyoroti pentingnya program pemberdayaan ekonomi. Mereka meminta adanya pelatihan keterampilan, bantuan modal usaha, serta dukungan bagi kelompok tani dan UMKM agar dapat lebih produktif.
Menurut warga, pemberdayaan ekonomi masyarakat sangat dibutuhkan untuk meningkatkan pendapatan keluarga sekaligus mengurangi angka pengangguran di wilayah tersebut.
Komitmen Legislator
Dalam sambutannya, Budi Sabani menegaskan bahwa seluruh aspirasi yang disampaikan masyarakat akan dicatat dan dibawa ke rapat pembahasan di DPRD. Ia menekankan pentingnya komunikasi dua arah antara masyarakat dan wakil rakyat agar kebijakan pembangunan benar-benar sesuai kebutuhan daerah.
Sementara itu, Marasakti menambahkan bahwa dirinya akan berupaya memperjuangkan prioritas pembangunan yang langsung menyentuh kepentingan rakyat. Ia menilai reses adalah kesempatan penting untuk memastikan anggaran daerah digunakan secara tepat sasaran.
Harapan ke Depan
Warga Tapa B berharap agar aspirasi yang telah disampaikan tidak hanya berhenti di forum reses, tetapi benar-benar ditindaklanjuti melalui kebijakan nyata. Mereka menginginkan adanya bukti konkret dari hasil reses berupa pembangunan dan peningkatan pelayanan publik.
Dengan adanya dukungan dari DPRD, masyarakat optimistis bahwa aspirasi mereka dapat masuk ke dalam program kerja pemerintah daerah pada tahun anggaran berikutnya.
Kesimpulan
Reses yang dilakukan Budi Sabani dan Marasakti di Kelurahan Tapa B, Rantau Selatan, menjadi momentum penting untuk mempererat hubungan wakil rakyat dengan masyarakat. Aspirasi yang terkumpul diharapkan dapat menjadi dasar perencanaan pembangunan yang lebih berpihak kepada kebutuhan rakyat, baik di bidang infrastruktur, kesehatan, maupun pemberdayaan ekonomi.








