
News Rantau – Unit Keamanan dan Keselamatan (Kamsel) Satlantas Polres Kutai Timur kembali melaksanakan program Polantas Menyapa pada awal Oktober 2025. Kegiatan ini dilakukan sebagai bentuk pendekatan humanis Polri kepada masyarakat, sekaligus sarana edukasi untuk meningkatkan kesadaran tertib lalu lintas
Edukasi Lalu Lintas dengan Cara Humanis
Program Polantas Menyapa dirancang untuk mempererat hubungan antara polisi lalu lintas dan masyarakat. Melalui kegiatan ini, personel Satlantas tidak hanya bertugas mengatur lalu lintas, tetapi juga menyampaikan pesan-pesan keselamatan berkendara secara langsung kepada pengendara maupun warga sekitar.
Baca Juga : Polri Tingkatkan Pengamanan MotoGP Mandalika 2025 dengan Patroli Udara dan Pengecekan Helipad
Kasat Lantas Polres Kutim menegaskan bahwa kegiatan ini bertujuan menumbuhkan kesadaran masyarakat agar lebih disiplin di jalan raya. “Kami ingin hadir lebih dekat dengan warga, menyapa, memberikan edukasi, sekaligus mendengarkan keluhan mereka terkait kondisi lalu lintas di wilayah Kutim,” ujarnya.
Materi Edukasi yang Disampaikan
Dalam giat Polantas Menyapa, petugas menyampaikan beberapa hal penting, antara lain:
-
Pentingnya menggunakan helm berstandar SNI.
-
Larangan berkendara sambil menggunakan ponsel.
-
Bahaya melawan arus dan melanggar rambu lalu lintas.
-
Pentingnya menjaga kelengkapan surat-surat kendaraan.
-
Imbauan untuk tertib di jalan demi keselamatan bersama.
Selain memberikan imbauan, petugas juga membagikan brosur keselamatan dan berinteraksi langsung dengan warga agar pesan lebih mudah dipahami.
Dekatkan Polisi dengan Masyarakat
Melalui Polantas Menyapa, Polres Kutim berupaya mengubah paradigma bahwa polisi hanya hadir ketika terjadi pelanggaran. Sebaliknya, polisi juga menjadi sahabat masyarakat yang peduli pada keselamatan dan kenyamanan bersama.
“Kegiatan ini adalah bentuk nyata Polantas yang humanis, sehingga masyarakat merasa lebih dekat dan tidak segan untuk berkomunikasi dengan kami,” tambah salah satu personel Unit Kamsel.
Respons Positif dari Warga
Program ini mendapat apresiasi dari masyarakat Kutai Timur. Banyak warga menilai kegiatan Polantas Menyapa membuat polisi lebih terbuka dan mudah dijangkau. “Kami jadi lebih paham aturan lalu lintas dan merasa diperhatikan langsung oleh polisi,” kata seorang warga yang mengikuti kegiatan tersebut.
Kesimpulan
Kegiatan Polantas Menyapa yang dilaksanakan Unit Kamsel Satlantas Polres Kutim menjadi langkah penting dalam mewujudkan keamanan, keselamatan, ketertiban, dan kelancaran lalu lintas di daerah. Dengan pendekatan humanis, Polri tidak hanya menegakkan aturan, tetapi juga hadir sebagai mitra masyarakat dalam menciptakan budaya tertib berlalu lintas.








